Tips & Updates

MARTECH – Transformasi Digital Katalis?

Apakah MARTECH?

Apakah MarTech hanyalah sebuah istilah keren? Mungkin tidak. Tren pasar, kemajuan teknologi dan adopsi pertumbuhan menyatakan sebaliknya. Masih ingat beberapa tahun lalu ketika para pemasar digital mempertanyakan efektifitas pemasaran konten. Apakah mungkin istilah tersebut berlebihan? Hari ini terbukti bahwa pemasaran konten lebih menonjol dari faktor lainnya. Mungkin MarTech berjalan demikian bahkan lebih.

Jadi apakah MarTech dan apa bedanya dengan AdTech? Kita tahu bahwa AdTech adalah wadah periklanan seperti Adwords, Adroll, Tapad sampai cangkupan DMP (Data Management Platform) dan DSP (Demand Side Platform), yang membantu para pemasar untuk memastikan iklannya sampai kepada penonton yang tepat. Teknologi yang menitik beratkan kerja cookies dan berfokus pada TOFU (Top of the funnel) yang merunjuk dalam alur digital konversi. Di lain sisi, MarTech dimaksudkan untuk memaksimalkan fungsi utama pemasaran yang melibatkan TOFU, MOFU dan BOFU.

Dengan kata lain, AdTech membatu pemasar menemukan dan mengakusisi. Sementara MarTech membantu mempertahankan pelanggan Anda. Jika CRM (Customer Relationship Management) ,program keanggotaan dan analisa prediktif termasuk kedalam strategi pemasaran Anda, ingat MarTech.

Sampai saat ini sudah terdapat lebih dari 3,500 MarTech solusi di seluruh dunia (yang sebelumnya hanya sekitar 150 pada tahun 2011), mari kita ambil beberapa contoh.

Beberapa contoh media MarTech

Email Marketing: MailChimp! GetResponse and Constant Contact.

Customer Experience: Salesforce, SugarCRM and VTiger.

Web Experience Management: WordPress! Joomla and OpenText.

Ecommerce Platforms: WooCommerce! Presta Shop and Shopify.

Lean Team Management: ScrumDesk, Trello! and ZenHub.

Business Intelligence: SAP, Oracle and datalicious.

Referral Program Platforms: Merkle, Amplifinity and Buzz Points.

Content Marketing: Zemanta! Curata and Contently.

Search Engine Optimization: SEOMoz! Yoast and SEMRush.

Mengapa MARTECH?

Keuntungan utama ketika Anda mengintegrasi MarTech dalam strategi pemasaran dan operasi kerja adalah kesinambungan operasi harian dengan data pemasaran Anda. Tanpa disadari sebelumnya, operasi pemasaran dan data analisis pemasaran Anda belum terhubung satu sama lain. Hasilnya? Sebuah tim kerja yang lambat dalam mengakumulasi data sehingga menghambat kinerja harian. Hal ini dapat menyebabkan, tertundanya penerapan strategi dan perencanaan penjualan dan pemasaran jangka panjang, dikarenakan tim Anda membutuhkan usaha besar untuk mengumpulkan dan mengakumulasi data dari sales team, customer relations team, project management team, and lainnya.

MarTech mempersenjatai tim Anda dengan berbagai keuntungan automasi pemasaran dan berpotensi menjadi kunci dalam proses perpindahan dari linkup tradisional, menuju lingkup digital sampai menjadi tim pemasar digital yang tangkas.

MARTECH STACK by Microsoft ini dapat menjadi contoh yang baik dalam mengaplikasikan dan menetapkan pengalaman pelangan Anda kepada teknologi yang sesuai

Tantangan MarTech!

Walaupun MarTech memberikan manfaat yang luar biasa, hal ini dibuktikan dengan munculnya berbagai wadah MarTech baru beberapa tahun ini, mengapa masih banyak CMO mempertanyakan adaptasi MarTech? Dapat dikatakan hambatan utama bukalah teknologi tersebut, melainkan sumber daya manusia. Kita berada di masa dimana kemajuan teknologi berarti manusia yang mengoperasikan membutuhkan keahlian lebih. Menggunakan teknologi tersebut sendiri sudah menjadi tantangan dalam kerja digital, mengerti bagaimana dunia digital berkembang, dapat menjadi tantangan yang lebih besar.

Inilah Hukum MarTech!!

Jadi bagaimana kombinasi yang tepat dalam menentukan keberhasilan teknologi pemasaran? Teknologi pemasaran yang tepat adalah implementasi yang dilakukan Marketing Technologist dan pemasar digital yang paham. Apabila Anda masih belum yakin dimana harus memulai dan merasa keterbatasan dalam mencari informasi yang tepat, jangan ragu menghubungi Digital Marketing Technologist dan Digital Marketing Enablers untuk perencanaan awal rencana digital Anda.

Like and follow us for more:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *